Detail Cantuman
Text
Tzu Hsi Mengejar Badai di Kota Tangerang
“Nona adalah aura yang menyimpan kedahsyatan sebuah cinta dan ketangguhan seorang Kaisar!” Itulah kalimat pertama yang ia dengar dari salah seorang kasim di Kota Terlarang. Kalimat yang membuatnya makin perkasa dan tegar dalam menapaki wajah kelam kehidupan malam dan sepi mendebarkan di sekitar Istana Merah. Putaran usia ke tujuh belasnya, mengantar dirinya yang berwajah elok berlayar di atas dermaga tepian cinta Sang Kisar Putra Langit Hsien Feng. Ia memang hadir membawa tebaran pesona yang menawan pada setiap gerak langkahnya. Ia laksana kanvas memikat pada sebuah matahari senja di atas rangkaian ombak. Ia seperti pelangi berlatar halaman langit di sebuah pulau kosong yang hening. Ia ibarat peneduh yang berkesanggupan menjalani hidup di tengah hiruk pikuk pemerintahan ~ yang selalu hadir dengan materi perebutan, persekongkolan, lirikan iri dan rapatnya kecemburuan tersembunyi. Baginya, sebuah cita-cita adalah perjalanan sarat pengorbanan. Maka ia pun menjejak ranah cita-citanya dengan meninggalkan sederet lagu cintanya pada pemuda yang dicintainya. Ia berlari menjauhi dunia masa lalunya, yang penuh debu kemelaratan, keterasingan wilayah, dan kehidupan normal sebagai perempuan biasa.
Ketersediaan
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
899.221 ZHA t
|
| Penerbit | DIVA PRESS : Yogyakarta., 2009 |
| Deskripsi Fisik |
411 halaman ; 20 cm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
979-963-902-6
|
| Klasifikasi |
899.221
|
| Tipe Isi |
Teks
|
| Tipe Media |
Tanpa Perantara
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
volume
|
| Edisi |
Cetakan pertama, september 2009
|
| Subjek | |
| Info Detail Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Editor : Nisrina Lubis
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Informasi
Akses Katalog Publik Daring - Gunakan fasilitas pencarian untuk mempercepat penemuan data katalog






